Senin, 05 November 2012

Belajar Desain Grafis dengan Adobe Photoshop

Belajar Desain Grafis dengan Photoshop | Photoshop - Berawal dari iseng menggunakan Adobe Photoshop untuk mengutak-atik foto2 pribadi, mulai dari sekedar mengganti warna latar maupun memindahkan objek gambar satu ke gambar lainnya dan akhirnya sampai pada pembuatan banner. Keisengan itu jadi kegemaran dan keinginan untuk lebih memperdalam teknik desain grafis dengan aplikasi yang namanya Adobe Photoshop.

photoshop design

Desain grafis merupakan suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Desain grafis yang saya pelajari adalah dengan menggunakan sebuah aplikasi grafis di komputer bernama Adobe Photoshop. Sebenarnya ada aplikasi lain yang lebih populer dikalangan para perancang/ desainer grafis, terutama di dunia percetakan, yaitu CorelDraw. Namun karena awal keisengan saya mengutak-atik gambar menggunakan Photoshop, ya keterusan mpe sekarang. Sebenarnya ada beberapa kelebihan Adobe Photoshop, antara lain:

1. Membuat tulisan dengan effect tertentu.
Photoshop dapat mengubah bentuk tulisan menjadi lebih kreatif dan inovatif dengan tool effect yang ada didalamnya.
Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
• PSD (Photoshop Document)
• PSB’ adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 Gb
• PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.
2. Membuat tekstur dan material yang beragam.
Dengan langkah-langkah tertentu, seorang Desainer dapat membuat gambar misalnya daun, logam, air, dan bermacam gambar lainnya
3. Mengedit foto dan gambar yang sudah ada.
Ada desaingrafisvector and vexel.Adobe menyediakan filter “reduce grain” (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya
4. Memproses materi Web.
Photoshop juga digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya lebih kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo gallery.
Terlepas dari kelebihan dan kekurangan Adobe Photoshop maupun CorelDraw, mana yang seringkali sobat gunakan itulah yang akan menjadi senjata dan piranti sobat dalam mendesain. Biasanya Adobe Photoshop atau CorelDraw telah menjadi aplikasi paling utama dan paling banyak digunakan dalam mendesain grafis, sedangkan beberapa aplikasi desain yang lain seperti Macromedia FreeHand, Page Maker, dsb. lebih bersifat sebagai aplikasi pendukung (walaupun tetap tidak bisa ditinggalkan, karena tetap diperlukan).

Metoda yang saya gunakan dalam Belajar Desain Grafis dengan Adobe Photoshop adalah metoda otodidak dengan “Learning By Doing”, yaitu: jika ada pesanan/order gambar yang biasanya disertai dengan contoh yang sudah jadi atau berupa sketsa gambar. Maka, setelah saya buka Adobe Photoshop di komputer, saya langsung coba cari menu yang sesuai dengan kebutuhan untuk menciptakan gambar yang sesuai dengan desain contoh tadi, setelah ketemu satu per satu, dicoba dan akhirnya desain lengkap pun jadi, lalu simpan dan selesai.

Jika saya ada kesulitan dan tidak menemukan sendiri, biasanya saya cari tutorial desain grafis di channel youtube dan referensi internet lainnya. Saat ini, apapun bentuk desain yang saya kerjakan, tentu tidak sebagus hasil garapan mereka para desainer grafis professional.
Demikianlah artikel tentang Belajar Desain Grafis dengan Adobe Photoshop. Jangan lupa membaca artikel lain dengan topik Photoshop di blog ini. Sekian dan terima kasih Semoga dapat berkenan dan bermanfaat bagi pembaca.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar